SEMINAR

LATAR BELAKANG

Populasi penduduk dunia terus bertambah dengan cepat, dari 3 milyar tahun 1960 menjadi 6.5 miliyar pada tahun 2005. Diperkirakan pada tahun 2030 mencapai 8.3 miliyar. Indonesia adalah negara dengan populasi ke 4 terbesar di dunia dengan jumlah penduduk saat ini 212.382.000 jiwa. Dalam kurun waktu 20 tahun mendatang, diperkirakan penduduk Indonesia meningkat menjadi 285 juta. Sebaliknya, daya dukung sumber pangan dan produksi pertanian lainnya, tidak sebanding dengan percepatan pertambahan penduduk dunia  dan ketersediaan lahan pertanian. Tahun 2005, ketersediaan lahan pertanian  untuk memenuhi kebutuhan  satu orang manusia adalah  2.200 m2. Diprediksi tahun 2030 kapasitas ini hanya tersisa 1.800 m2 saja. Aktifitas untuk membuka areal pertanian baru, atau tindakan untuk pelipatan produksi, sering dipercepat sehingga melawan batas ekologi yang dapat diterima. Konsekuensinya adalah terganggunya keseimbangan lingkungan, dan berdampak nyata terhadap serangan OPT. Pada beberapa kondisi dunia, serangan OPT bahkan dapat menyebabkan gagal panen total. Banyak contoh yang menggambarkan, bahwa kegagalan panen menjadi pemicu kerapuhan roda pemerintahan, tidak jarang berakhir chaos mengakibatkan penderitaan berkepanjangan bagi sebuah bangsa. Sebagai bagian dari bangsa yang beruntung mendapat kesempatan bergerak dibidang fitopatologi, dan dituntut untuk berperan sesuai kapasitas kita, kita sepakat bahwa: implementasi ilmu perlindungan tanaman yang ramah lingkungan adalah salah satu pilar pendukung kemandirian pangan dan ekonomi. Kerjasama dan kerjakeras kita  dibutuhkan untuk membangun kesejahteraan bangsa. Viva PFI.

Tujuan:

  • Meningkatkan peranan dan kapasitas peneliti PFI di perguruan tinggi, lembaga riset dan perusahaan  dalam mendukung program nasional perlindungan tanaman berbasis IPTEK ramah lingkungan.
  • Sebagai sarana dan media untuk menyebar luaskan informasi hasil-hasil penelitian fitopatologi dan potensi pengembangannya.
  • Media diskusi dan komunikasi untuk memberikan  solusi pemecahan masalah, terkait bidang fitopatologi untuk mencapai kemandirian pangan dan ekonomi  berbasis IPTEK ramah lingkungan.

 Tema Seminar

Fitopatologi untuk mendukung kemandirian pangan dan ekonomi berbasis IPTEK ramah lingkungan

KEYNOTE SPEAKER

  1. Menteri Pertanian  (sedang dikonfirmasi)
  2. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
  3. Prof. Baharuddin Saleh (Universitas Sains Malaysia).
  4. Dr. Chih Ping Chao (Direktur Taiwan Banana Research Institute )
  5. Prof. Hishashi Iwai (Kagoshima Univ. Jepang)
  6. Prof. Dr. Mien Rifai (LIPI, sedang dikonfirmasi)
  7. Prof. Dr. Baharuddin P. (UNHAS)
  8. Dr. Budi Tjahyono (RAPP)

2 thoughts on “SEMINAR

  1. Seminar tgl 8-10 Oktober: Tapi jadwal dimulai tgl 9 Kongres, tgl 10 field trip, jadi tgl 8 Seminar? Terima kasih. Komda Sulut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s